Perlunya Soft Skill dan Hard Skill Ketika Melamar Kerja

Ketika bekerja di suatu posisi yang ada di perusahaan pasti akan membutuhkan yang namanya keahlian karena dengan keahlian itulah suatu pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Bahkan, dengan keahlian itu, seseorang bisa meminimalisir kesalahan ketika melakukan suatu pekerjaan. 

Keahlian ini biasanya ditulis di dalam CV yang akan digunakan untuk melamar kerja, sehingga tak sedikit orang yang bilang bahwa keahlian ini bisa menentukan kesan pertama para HRD. Semakin banyak keahlian dan kualitasnya semakin bagus, maka kamu akan dianggap sebagai orang yang kompeten pada suatu bidang. 

Namun, dalam mengisi keahlian harus diisi dengan jujur bukan hanya sekadar agar terlihat kompeten saja. Jika kamu melakukan hal seperti ini kemungkinan besar akan gagal ketika ada tes pengujian atau wawancara. 

Pada dasarnya keahlian atau skill memiliki dua jenis, yaitu soft skill dan hard skill. Kedua keahlian tersebut sangat dibutuhkan ketika masuk ke dunia kerja. Keahlian ini bisa diperoleh secara otodidak atau dengan keahlian. Oleh karena itu, sebelum masuk ke dunia kerja, sebaiknya kamu mengasah keahlian yang ada di dalam diri. 

Soft skill adalah suatu keahlian atau keterampilan nonteknis yang bisa meningkatkan kinerja menjadi lebih baik dan umumnya berdasarkan karakteristik seseorang. Sedangkan hard skill adalah suatu keahlian atau kemampuan teknis yang dapat membuat kamu menyelesaikan pekerjaan dengan optimal dan tepat waktu dan keahlian ini bisa diasah. 

Nah, supaya lebih memahami soft skill dan hard skill, maka kamu perlu mengetahui dari kedua keahlian tersebut. Pada dasarnya, contoh dari kedua keahlian atau keterampilan tersebut harus terus dikembangkan agar bisa terus menciptakan kinerja yang disukai oleh perusahaan. 

 

Contoh Soft Skill

Contoh dari soft skill sangatlah banyak dan setiap orang tak selamanya memiliki keahlian yang sama. Beberapa contoh soft skill sebagai berikut. 

  1. Teliti dalam Mengerjakan Sesuatu
  2. Dapat Menyelesaikan Suatu Masalah
  3. Mudah Untuk Beradaptasi
  4. Kemampuan untuk Berkomunikasi
  5. Kreatif dan Inovatif
  6. Berjiwa Kepemimpinan
  7. Kerja Sama
  8. Mampu Mengendalikan Emosi

Itulah beberapa soft skill yang perlu kamu miliki sebelum masuk dunia kerja dan mempertahankannya saat masuk dunia kerja. Soft skill ini perlu kamu cantumkan di deskripsi surat lamaran kerja agar HRD bisa menilai kepribadian kamu. 

 

Contoh Hard Skill

Berbeda dari soft skill, pada hard skill keahlian yang dimiliki dikategorikan berdasarkan jenis pekerjaannya. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan beserta hard skill

1. Keahlian Mengedit

Seiring dengan perkembangan media sosial, hampir semua pekerjaan membutuhkan keahlian editing gambar atau video. Kamu perlu memiliki beberapa keahlian berikut ini. 

  1. Menggunakan Adobe Photoshop, Canva, dan sejenisnya
  2. Keahlian dalam Menggambar atau Mengedit Video
  3. Mengerti Typography

2. Keahlian Programmer 

Banyaknya aplikasi yang berjalan dengan baik disebabkan karena adanya programmer dibelakangnya. 

  1. Mengerti Tentang Bahasa Pemrograman, seperti Javascript, HTML, Phyton, dan lain-lain
  2. Memahami ilmu coding
  3. Menguasai software testing dan software debugging

3. Keahlian Digital Marketing

Penjualan suatu produk di media sosial atau internet sangat berkembang dengan pesat. Adapun beberapa hard skill yang kamu perlu miliki ketika melamar posisi digital marketing.

  1. Keahlian menganalisis SEO (Search Engine Optimization)
  2. Bisa memahami iklan di media sosial dan internet, seperti Facebook Ads, Google Ads
  3. Keahlian dalam mengolah content marketing

4. Keahlian Penerjemah atau Tenaga Pendidik Bahasa Asing

Bahasa asing terutama bahasa Inggris bisa dibilang merupakan profesi diminati oleh cukup banyak orang. Jika kamu ingin melamar pada posisi ini, membutuhkan beberapa hard skill, seperti sertifikasi mampu berbahasa asing dibuktikan dengan sertifikasi. 

 

Keahlian teknis atau hard skill selain harus dicantumkan di CV, kamu juga perlu mencantumkannya di surat lamaran kerja. Oleh karena itu, kamu perlu memahami cara penulisan surat lamaran kerja dengan cara melihat beberapa contoh surat lamaran kerja.

Berbicara tentang soft skill dan hard skill ini memang tak akan pernah ada habisnya, sehingga kamu perlu mengembangkan atau mengasahnya agar bisa mengikuti perkembangan zaman. Setelah membahas pengertian soft skill dan hard skill beserta contohnya, apakah kamu jadi berkeinginan untuk mengasah keahlian yang sudah dimiliki? 

Sumber: bintangtrainer.com