Mengenal Perizinan Pendirian Usaha

Menggeluti dunia bisnis atau usaha memang sangat menjanjikan, bagi setiap orang guna mencapai finansial yang baik. Akan tetapi tidak hanya hasilnya saja, resiko yang ditanggung pengusaha juga akan setara. Oleh sebab itu pemilik sebaiknya memperhatikan setiap langkah yang dilakukan.

 

Apa itu Perizinan Pendirian Usaha?

Perizinan pendirian usaha merupakan sebuah langkah awal dan seringkali dilakukan pengusaha, untuk mendapatkan legalitas dari proses bisnis yang akan dikembangkan. Keterangan seperti ini tentunya memiliki pengaruh sangat besar bagi perusahaan maupun tenaga kerja yang ada.

Sesuai dengan hukum bisnis yang berlaku, legalitas perusahaan memiliki banyak cakupan. Seperti contoh NPWP, SK Kemenkumham, NIB, SIUP, dan lain sebagianya. Oleh sebab itu pengesahan usaha yang diajukan harus memenuhi persyaratan khusus dari pemerintah tersebut.

Adanya macam-macam dokumen sebagai legalitas itulah yang nantinya akan menentukan, layak atau tidaknya pemberian perizinan pendirian usaha. Hal ini ditujukan guna menjaga keamanan, kenyamanan, kepatuhan hukum, standar kelayakan barang/jasa, serta persetujuan lingkungan sekitar.

Mengenal Perizinan Pendirian Usaha

Apa Dampak dari Usaha yang Ilegal?

Perusahaan yang memiliki kriteria skala UMKM namun tidak mengurus perizinan pendirian usaha, maka dapat dikatakan ilegal secara hukum dan ketentuan. Tidak adanya bukti pengesahan bisnis dari pemerintah, tentunya berdampak bagi pengusaha sendiri seperti misal:

1. Perlindungan Hukum Tidak Ada

Pemerintah tidak bertanggung jawab apabila perusahaan mengalami sebuah masalah atau insiden yang merugikan. Hal ini dikarenakan memang tidak adanya daftar tentang usaha itu, sehingga jika ada permasalahan maka harus diselesaikan oleh pemilik bisnis sendiri.

Tidak adanya hukum yang melindungi perusahaan tentunya sangat membahayakan keamanan bagi para pekerja. Hal ini karena usaha bisa saja tiba-tiba dihentikan oleh pemerintah, sehingga dampak dari insiden tersebut juga akan kembali lagi pada karyawan yang bekerja di dalamnya.

2. Perkembangan Bisnis Lebih Lama

Perusahaan yang tidak memiliki perizinan pendirian usaha, cenderung dinilai berkredibilitas rendah. Hal ini karena tidak adanya izin yang dilakukan pemilik bisnis kepada pemerintahan terkait, sehingga perkembangannya menjadi lebih lama jika dibandingkan dengan lainnya.

Tidak hanya itu saja, pihak konsumen akan kurang percaya terhadap produk/jasa yang ditawarkan. Mitra kerja pun juga akan semakin berkurang, karena tidak yakin kepada masa depan perusahaan yang diajak kerjasama. Hal ini jelas karena tidak adanya perizinan yang dilakukan oleh pihak pelaku bisnis.

3. Akses Dana Lebih Sulit

Perusahaan yang memiliki kelengkapan perizinan pendirian usaha, tentunya akan lebih mudah mencari pinjaman modal. Akan tetapi sebaliknya pemerintah juga enggan memberikan bantuan dana bagi pengusaha yang tidak membuat atau mengurus izin.

Pengalir dana pada perusahaan ilegal tentunya akan berpikir dua kali, sebab belum tentu usaha yang diberi modal akan berkembang. Tidak hanya itu kepercayaan akan bisnis juga berkurang, karena bisa saja pemiliknya kabur setelah diberi bantuan.

4. Investor Kurang Percaya

Calon investor yang ingin berinvestasi juga akan mundur, karena tidak ada bukti yang sah atas perusahaan. Hal ini tentu sangat merugikan bagi pihak pelaku usaha, disebabkan memang sebuah bisnis akan sulit berkembang jika dana yang masuk hanya sedikit.

Meragukan profesionalisme perusahan juga sering menjadikan para investor mundur dan tidak jadi berinvestasi. Hal ini memang sudah dampak pasti dari tidak adanya perizinan yang dilakukan. Oleh sebab itu, sebaiknya pengusaha mengurus izin secara sah agar dapat mencegah kemungkinan diatas.

 

Demikian sedikit ulasan mengenai perizinan pendirian usaha yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda dalam bidang bisnis apapun.