Ketahui Lebih Lengkap Pengertian, Tujuan, Jenis dan Unsur Profit

Salah satu tujuan dari bisnis adalah mendapatkan profit atau keuntungan. Untuk mendapatkan profit yang banyak ada metode yang harus dijalankan. Seperti memproduksi barang dengan jumlah banyak, menambah margin atau laba, memecah varian lebih kecil, dan lain lain.

 

Pengertian Profit

Profit atau yang bisa dinamakan laba adalah jumlah keuntungan yang didapatkan dari aktivitas bisnis yang dijalani.

Proses memproduksi produk pasti membutuhkan biaya yang dikeluarkan. Sedangkan dalam penjualan barang, perusahaan menetapkan harga produk lebih besar dari harga produksi. Selisih antara biaya produksi dan biaya jual itulah yang dinamakan keuntungan yang didapatkan perusahaan.

Tujuan Profit

Bisa disimpulkan dari penjelasan sebelumnya, profit sangat berperan penting dalam keberlangsungan bisnis. Tanpa adanya profit, bisnis tidak bisa bertahan dan akan gagal atau dikatakan bangkrut.

Adapun tujuan lain dari profit, antara lain :

  1. Untuk membiayai biaya operasional
  2. Untuk membayar hutang
  3. Untuk kas ataupun dana cadangan perusahaan yang bisa digunakan untuk investasi
  4. Untuk memperluas bisnis dimasa yang akan dating

 

Jenis jenis Profit

Secara umum, profit dibagi menjadi tiga jenis, antara lain :

  • Laba Kotor (Gross Profit)

Laba kotor atau gross profit adalah selisih positif antara pendapatan usaha dikurangi biaya dalam satu periode. Laba kotor bisa menilai efisiensi atau tidaknya perusahaan dalam menggunakan SDM dan persediaan dalam memproduksi produk atau barang.

  • Laba Bersih (Net Profit)

Laba bersih atau net profit adalah laba yang didapatkan perusahaan setelah dikurangi seluruh biaya termasuk beban pajak penghasilan. Cara menghitung laba bersih adalah laba kotor dikurangi dengan beban usaha.

  • Laba Operasional (Operating Profit)

Untuk mengetahui laba operasional, terlebih dahulu harus mengetahui laba kotor dan laba bersih. Cara menghitungnya adalah laba kotor dikurangi dengan total biaya operasional.

Yang mana biaya operasional terdiri dari biaya operasional dan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menjalankan aktivitas sehari hari.

Dalam penghitungan profit, perusahaan tidak boleh memasukan pendapatan lain (diluar pendapatan usaha). Hal ini dikarenakan penghitungan ini dapat digunakan untuk alat ukur perusahaan dalam mendeteksi potensi keuntungan.

Jika kamu ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap tentang Akuntansi, Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Pemasaran, Keuangan, dan juga Asuransi, kamu bisa nih berkunjung website Mastah Bisnis. Ya, pada saat ini mastahbisnis.com adalah salah satu web bisnis terlengkap dan juga paling update saat ini.

 

Unsur unsur Profit

Adapun unsur unsur pada profit, antara lain :

  • Pendapatan

Pendapatan seringkali disamakan dengan profit, padahal kedua hal ini berbeda. Penghasilan atau revenue atau bisa disebut omzet adalah semua nilai yang didapatkan perusahaan dari hasil penjualan. Sedangkan profit adalah nilai yang didapatkan perusahaan setelah dikurangi dengan biaya.

  • Beban

Beban adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan atas manfaat yang sudah digunakan perusahaan. Misalnya, kendaraan yang digunakan untuk operasional, berarti harus dimasukan ke dalam daftar beban penyusutan. Nantinya akan dialokasikan dana sebagai pengganti nilai kendaraan yang berkurang.

  • Biaya

Biaya merupakan kebalikan dari beban. Biaya adalah sesuatu yang harus dibayarkan agar mendapatkan manfaat di masa depan. Misalnya, sewa tanah yang dibayarkan terlebih dahulu. Artinya biaya ini dikeluarkan sebelum mendapatkan manfaat. Manfaat tersebut berupa hak memakai tanah tersebut.

  • Untung dan Rugi

Dalam dunia bisnis, tidak akan lepas dari unsur untung rugi. Dikatakan untung apabila penghasilan yang diperoleh perusahaan lebih besar dibanding dengan biaya yang dikeluarkan perusahaan. Sedangkan rugi sebaliknya, biaya pengeluaran lebih besar dibanding dengan pendapatan.

  • Penghasilan

Penghasilan bisa dikatakan sebagai laba bersih. Atau dapat diartikan sebagai nilai akhir yang didapat perusahaan setelah melakukan kegiatan usaha.